Selasa, 10 Mei 2016



HIPNOTERAPI UNTUK LESBIAN
Pertanyaan:
Pak saya ingin bertanya cara penyembuhan dari lesbian bagaimana?
Dewi, 24 tahun. Semarang

Jawab:
Dear Mbak Dewi.

Terima kasih atas kesediaannya bertanya dan berbagi via chatt facebook dengan saya dan terima kasih juga telah bersedia dengan suka rela hasil dari chatt ini saya tulis di blog atau websiute Griya Sang Hipnotis.

Langsung saja Mbak Dewi.....

Ada berbagai macam cara penyembuhan terhadap kelainan orientasi seksual, termasuk lesbian. Namun disini saya akan kenalkan satu cara yang sederhana dam mudah untuk dipraktekkan.

Sebelum saya memberikan satu solusi terapi tepat untuk mengatasinya, terlebih dahulu kita harus tahu bagaimana seseorang bisa mengalami kelainan seksual, termasuk lesbi. 

Lesbian bisa terjadi karena dua hal. Yang pertama egodistonik, egodistonik adalah mereka (lesbian) memang terdapat perbedaan sejak lahir. Dan yang kedua egosintonik, egosintonik adalah mereka (lesbian) yang memilih menjadi lesbian.
Egodistonik disebabkan karena adanya kelainan secara biologis, baik secara kromosomal maupun sebagian organ otak. Contohnya: mereka mengalami sindrom klinefelter. Perempuan yang kelebihan kromosom laki-laki sehingga secara fisik dan psikis memiliki ciri laki-laki. Sementara egosintonik adalah mereka tanpa kelainan biologis, namun “memilih” menyukai sesama jenis. Memilih menyukai sesama jenis bisa secara sadar dan tidak sadar. Secara sadar mungkin karena pengaruh trend dan secara tidak sadar mungkin karena pengaruh pola asuh dari orang tua atau trauma psikis tertentu.

Trauma psikis atau pola asuh tak jarang justru menimbulkan kelainan pada biologis otak karena otak terus berkembang seperti halnya otot bisa dilatih atau dibiarkan.

Oleh karena itu dengan prinsip dasar diatas, maka secara garis besar penanganan lesbian dibagi menjadi dua macam:


  1. Terapi Biologis: terapi ini terdiri dari terapi sulih hormon, operasi rekonstruksi organ, transplantasi organ hormonal atau obat-obatan.
  2. Terapi Psikis: Terapi ini berupa konsultasi dan latihan-latihan terpadu untuk menghilangkan trauma psikis di masa lalu. Misalnya terapi hipnosis (hipnoterapi), terapi kognitif prilaku (CBT) dan sebagainya.


Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat.
Terima kasih..................