Rabu, 06 April 2016



Spiritualitas Ilmu Meraga Sukma

Meraga Sukma adalah ilmu pelepasan sukma, dimana sukma keluar dari tubuh. Suatu proses melepaskan bagian tubuh astral melalui Energi Pikiran dengan mendayagunakan kemapuan Extra Sensorik untuk melakukan penjelajahan antar demensi. Ilmu meraga sukma sangat dikenal di tanah jawa, dan termasuk salah satu ilmu kadigdayaan tingkat tinggi.

Dalam artikel ini, saya akan membahas dan mengupas tuntas tentang ilmu merga sukma (jawa: rogo sukmo) dari sudut pandang yang berbeda, yakni dari sisi spiritual.

Pada hakikatnya ketika kita mampu untuk melaksanakan sholat secara khusuk, maka secara otomatis pula kita juga mampu untuk “ngerogo sukmo”. Kenapa dan bagaimana hal itu bisa terjadi? Karena sejatinya sholat itu adalah proses mi’roj “ash sholatu mi’rojul mu’min”. Dan bagi Anda yang non muslim hal ini juga berlaku bagi Anda, jika Anda mampu bermeditasi secara paripurna maka Andapun mampu untuk “ngerogo sukmo”.

Mengapa saya bisa mengatakan seperti itu? Ya karena Sholat (secara hakiki) merupakan proses mi’roj, artinya proses perjalanan jiwa. Hanya saja, jika sholat itu adalah proses jiwa melakukan perjalanan atau berpergian ke hadirat Allah, sedangkan meraga sukma adalah proses perjalanan jiwa keluar dari tubuh ke tempat yang ia kehendaki.

Bagaimana Cara Menguasai Meraga Sukma
Salah satu jalan untuk belajar menguasai ilmu Meraga Sukma adalah dengan cara bersemedi (meditasi) secara benar. Lalu meditasi itu sendiri apa? Ada beberapa kegiatan spiritual yang dapat dikategorikan sebagai meditasi dalam tasawuf, yaitu muroqobah, muhasabah, wirid, tafakur, uzlah, dan i’tikaf.

Meditasi adalah merenungkan atau meresapkan dan bisa juga bermakna pikiran yang amat dalam yang bertujuan untuk mencapai kesadaran diri. Pada umumnya, meditasi menyangkut pemusatan perhatian (konsentrasi) pada suatu objek tertentu untuk waktu yang lama, dengan harapan pada akhirnya mencapai suatu tujuan yang dicita-citakan.

Salah satu bentuk semedi yang paling dasar dan alami adalah tidur. Ketika kita tidur maka hakekatnya sama dengan mati. Ketika tidur inilah diri kita kembali berada dalam ‘genggaman’-Nya. Nah bayangkan sendiri jika kita bisa tidur secara ‘advance’. Yaitu badan kita tidur terlelap namun kesadaran kita bisa tetap ’sadar’ mengikuti kesadaran ‘ruh’ kita yang merupakan ‘min ruhi’.

Ada lagi semedi dalam bentuk yang sudah ‘advance’ yaitu sholat. Namun sholat dalam pengertian yang sebenar-benarnya yaitu bukan hanya manembahing rogo, tetapi juga manembahing rahsa (sir) dan sukma (ruh).


Artikel yang terkait, bisa Anda klik:  

  1. Cara Efektif Meraga Sukma,  
  2. Tips Aman dan Cepat Kuasai Ilmu Meraga Sukma,  
  3. Bongkar Hakikat Meraga Sukma, 
  4. Meraga Sukma itu Mudah.