Sabtu, 08 Agustus 2015




Kita adalah Satu, kita semua terhubung, kita hanya tidak melihatnya. Sebenarnya tidak ada yang disebut “di luar sana” atau “di dalam sana”. Segala sesuatu di semesta saling terhubung, segalanya hanyalah satu ladang energi, inilah salah satu ajaran budi Mahabbah Meditasi Sufistik.

Jadi, bagaimanapun cara Anda melihatnya, hasilnya akan tetap sama. Kita adalah “SATU”. Kita semua terhubung, dan kita semua adalah bagian dari Satu Ladang Energi, atau Satu Kesadaran, atau Satu Sumber Kreatif. Sebutlah dengan sebutan apapun, tetapi kita semua adalah satu.

Sekarang, jika Anda memikirkan dalam konteks kita semua adalah satu, Anda akan melihat kesempurnaan mutlaknya. Anda akan mengerti mengapa pikiran-pikiran negatif Anda tentang seseorang akan memantul dan hanya melukai Anda sendiri.

Kita adalah “SATU”, Anda tidak dapat dilukai kecuali jika Anda memanggilnya ke dalam keberadaan Anda dengan memancarkan pikiran dan perasaan negatif itu. Anda telah diberi kehendak bebas untuk memilih, tetapi ketika Anda berpikir pikiran-pikiran negatif dan mempunyai perasaan-perasaan negatif, Anda memisahkan diri dari Yang Satu dan Semua Kebaikan.

Pikirkan setiap perasaan negatif yang ada, maka Anda akan menemukan bahwa setiap perasaan negatif ini berdasar pada rasa takut. Pikiran negatif datang dari pikiran-pikiran pemisahan dan dari melihat diri Anda sebagai terpisah dari orang lain.

Persaingan adalah sebuah contoh dari pemisahan. Pertama, Anda mempunyai pikiran persaingan, pikiran tersebut datang dari mentalitas serba kekurangan ketika Anda mengatakan bahwa persediaanya tidak cukup. Anda mengatakan bahwa persediaan tidak cukup untuk kebutuhan setiap orang, jadi kita harus bersaing dan bertengkar untuk mendapatkannya.

Ketika Anda bersaing, Anda tidak pernah bisa menang, bahkan jika Anda berpikir Anda telah menang. Sejatinya ketika bersaing, Anda akan menarik banyak orang dari situasi untuk bersaing melawan Anda dalam segala aspek kehidupan Anda, dan pada akhirnya Anda akan kalah.

Kita semua adalah Satu, jadi ketika Anda bersaing, Anda bersaing melawan Anda, Anda harus mengeluarkan persaingan dari benak, dan menjadi benak yang kreatif, hanya berfokus pada impian Anda, visi Anda, dan singkirkan semua persaingan dari pikiran Anda.