Senin, 03 Agustus 2015



Bongkar Hakikat Ilmu Meraga Sukma. Setelah kita sedikit ketahui tentang roh, sekarang kita membahas masalah “meraga sukma”.

Meraga sukma adalah ilmu pelepasan sukma, dimana sukma keluar dari tubuhnya (raganya). Yang disebut dengan “meraga sukma” ialah bila sukma meninggalkan jasad, sementara “nyawa” (roh idofi) tetap menghuni jasad tersebut. Jadi orang yang meraga sukma itu tida mati, karena masih mempunyai “nyawa” yang bisa mengatur pernafasan dan peredaran darah dalam tubuh.

Keluarnya si sukma dari raga itu sifatnya hanya sementara, sukma itu akan memasuki jasad (raga) kembali dan menyatu dengan nyawa, sesui dengan kehendak.

Kepergian sukma ini tergantung dari kehendak yang memiliki sukma. Ia bisa bepergian ke alam astral atau alam nyata.
Dalam meraga sukma, sebenarnya yang keluar dari tubuh adalah roh nurani yang kadang-kadang disertai roh lainnya yang bukan roh idofi. Roh-roh yang keluar itu tergantung dari aliran atau tingkatan ilmu seseorang.

Sewaktu sukma keluar dari raga, roh idofi atau nyawa tetap menunggu raga, agar raga tidak mati. Anggapan beberap orang bahwa sewaktu meraga sukma itu roh idofi yang keluar itu tidak benar, sangat keliru. Sebab, bila roh idofi yang keluar, seluruh roh akan menyertainya. Berarti orang yang bersangkutan akan mati. Keluarnya roh idofi akan selalu diikuti oleh-roh-roh lainnya.